
BITMAP
Bitmap adalah jenis gambar yang tersusun dari sejumlah titik pixel (kependekan dari picture element). Pixel-pixel tersebut ditempatkan pada lokasi-lokasi tertentu dengan nilai warna tersendiri dan membentuk pola tertentu. Pola yang terbentuk itulah yang menghasilkan atau menimbulkan kesan gambar. Tampilan bitmap mampu menunjukkan kehalusan gradasi bayangan dan warna. Oleh sebab itu gambar bitmap merupakan media elektronik yang paling tepat untuk perpaduan gradasi warna yang rumit, seperti lukisan atau foto digital.
Kelemahan bitmap adalah setiap tampilan tergantung pada resolusi gambar. Semakin tinggi resolusi gambar maka semakin halus nuansa gambar yang tertangkap. Oleh karena itu, perubahan dimensi (pembesaran dan pengecilan) gambar bitmap sangat berpengaruh pada kualitas gambar. Apabila gambar bitmap diperbesar, maka resolusinya akan berkurang sehingga timbul efek juged / bergerigi, akhirnya gambar menjadi kabur. Dibalik kelemahannya, gambar bitmap menyimpan kelebihan yaitu mampu menangkap nuansa warna dan bentuk yang natural. Penggunaan gambar bitmap sekarang telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, misalnya : foto yang dihasilkan dari kamera digital, video shooting, dan lain-lain.
VECTOR
Perbandingan antara Bitmap dan Vector jika dilakukan pembesaran. Gambar diatas merupakan parodi dari iklan Apple Inc.
Vector merupakan gambar yang tersusun oleh sekumpulan garis, kurva, dan bidang tertentu yang masing-masing didefinisikan secara matematis. Setiap garis, kurva, dan bidang tersebut dapat diberi atribut berupa fill dan stroke. Tampilan vector bersifat lebih kaku dibanding gambar bitmap, tetapi kualitas hasilnya tidak tergantung kepada resolusi gambar. Artinya gambar vector bisa diubah-ubah ke berbagai ukuran dan dapat dicetak pada tingkat resolusi besar. Gambar vector tidak akan kehilangan detail dan ketajaman gambar. Gambar vector merupakan pilihan terbaik saat menampilkan gambar-gambar dalam ukuran dan ketajaman tertentu.
Gambar vector memiliki keunggulan yaitu mempunyai warna-warna yang solid sehingga cocok untuk bentuk-bentuk sederhana, seperti logo, kartun, dan lain-lain. Di samping itu, file yang dihasilkan relatif kecil. Kelemahannya, karena yang dihasilkan kurva dan bentuk-bentuk matematis, gambar vector kurang dapat menampilkan gambar dan gradasi secara realitis atau natural.
Dari kedua perbandingan diatas, kiranya kita punya bayangan akan kegunaan dari masing-masing jenis file diatas. Sebagai contoh, saya coba menggambarkan kegunaan dari jenis file diatas.
Bitmap akan sangat tepat di aplikasikan pada file-file yang berupa fotografi, file-file yang membutuhkandetail yang akurat. Beberapa contoh file yang berformat Bitmap diantaranya adalah: BMP, GIF, JPG (JPEG), PNG, PICT (under Macintosh), PCX, TIF (TIFF), PSD (Photoshop). Sedangkan aplikasi grafis populer yang merupakan aplikasi untuk meng-edit file-file bitmap diantaranya : Microsoft Paint, Adobe Photoshop, Corel Photo-Paint, Corel Paint Shop Pro, The GIMP.
Sedangkan Vektor sangat tepat jika digunakan untuk membuat Illustrasi, Page Layout, Animasi serta yang lainnya. Software yang paling umum digunakan adalah: Adobe Illustrator, Corel Draw, Macromedia Freehand (discontinue), Inkscape, Adobe Flash (untuk animasi) AutoCAD serta aplikasi CAD yang lainnya.
by Gravis Bali







0 komentar:
Posting Komentar